Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nasional

KISAH PRABOWO MEMULIAKAN BAPAK BRIMOB INDONESIA

Gambar
Info Aktual . Komisaris Jenderal Moehammad Jasin juga menjadi sosok yang sangat berpengaruh di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dulu Jasin dan Pasukan Polisi Istimewa berperan sangat besar dalam pertempuran Surabaya November 1945. Salah satunya keberaniannya menerobos desingan peluru musuh guna menghentikan tembak menembak. Jasin juga yang membentuk Brigade Mobil (Brimob) atas penugasan dari Kapolri Jenderal Raden Said Soekan to Tjokrodiatmodjo. Dia kelak diangkat menjadi bapak Brimob. Ketika itu, tugas utamanya adalah mengatasi ancaman keamanan dan ketertiban, salah satunya menghadapi Agresi Militer Belanda yang berlangsung hingga dua kali, serta teror pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di Bandung, dan terakhir melakukan pengamanan jalan di wilayah Jawa Barat dari ancaman gerombolan DI/TII. Jasin terus berkiprah di polisi hingga menjabat pangkat Komisaris Jenderal. Ada kisah menarik bagaimana Jasin merasa sangat terharu. Panglima Legend...

PRABOWO SUBIANTO: HANYA DENGAN MEMAAFKAN, MAKA KITA AKAN BERSATU MEMBANGUN BANGSA INI

Harian Press . Dua hari lalu kebetulan saya ikut diajak makan malam oleh Pak PS (Prabowo Subianto). Ada Mas Sugiono (Waketum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan ada Mas Simon (Yang ngurus Keuangan Pak PS) , Dhani (Sekpri) juga kalau tidak salah ada mantan anak buah beliau bernama Mas Aris. Dalam kesempatan itu Pak PS yang tadinya tidak ingin makan malam di luar, namun “terpaksa” makan malam di luar, karena mau menyenangkan anak buahnya (sekpri, staf dan para ajudan). “Sugiono makan sudah dipesan ya? Sebenarnya saya kenyang. Tapi anak -anak memang pengen makan di luar ya?” , tanya Pak PS ke Mas Sugiono, yg kemudian dijawab Mas Sugiono dengan kaliamat agak ragu. “ Iya sih pak, tapi kalau Bapak masih kenyang ya gak apa-apa,” tutur Mas Sugiono. ”Tapi kasihan ya anak -anak pengin makan di luar, sekali -sekali nyenangkan anak buah deh,” tutur Pak PS tergelak dan disambut gelak tawa anak buahnya yg sigap mengikuti langkah beliau untuk makan di luar. Saat makan ma...

Selamat, Empat Santri Indonesia Juara Debat Internasional Di Qatar

Gambar
Harian Press . Dalam kejuaraan 4th International Schools Arabic Debating Championship 2018 , di Doha, Qatar 7-11 April 2018. Indonesia meraih juara pertama. Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi menyampaikan kebanggaannya atas kemenangan Indonesia dalam kejuaraan debat internasional bahasa Arab itu. Basri mengundang peserta Indonesia di Wisma Duta untuk merayakan kemenangan tersebut. “Kita bersyukur atas prestasi tim Indonesia menjuarai kejuaraan yang bergengsi ini. Kemenangan ini meningkatkan citra Indonesia di Qatar dan terus semangat guna menjadi generasi emas Indonesia 2045,” tutur Basri, dalam siaran pers KBRI Doha, Kamis (12/4/2018) Adapun ajang bergengsi yang digelar di Qatar National Convention Center Doha ini diikuti 50 negara-negara dari kawasan Amerika, Eropa, Asia, Australia dan Timur Tengah. “Indonesia mengukir tinta emas di kancah Internasional sebagai Juara pertama International Schools Arabic Debating Championship 2018 untuk k...

PRABOWO SUBIANTO: BE A STRONG NATION, SO WE COULD ACHIEVE ANY KIND OF GOALS

Gambar
KanalUtama . “Human civilization is the sum of struggling civilization in which the weaker is always conquered by the strong.  It is no hope for the weak nations in order to be ahead of future because they are losing it. Prabowo proposed this statement is a discussion titling LEADERSHIP through DIGDAYA TV in Facebook channel. This deep thinking comes from Thucydides’ maxim studied in every military school around the world: “The strong will do what they can do; the weak suffer what they must do”. It means that the strong nations will do what they can do to achieve everything else; meanwhile the weak nations will suffers to what they can’t do. “Governing a state is like governing a family. It is impossible for a family to survive if it counts on debt. Moreover, it will be used for consumptive goods and services. So does a country, it can’t survive if it counts on debt. Prabowo explains thoughtfully. “For that reason Indonesia must be a strong nation particularly...